The Power of Shadow Theory

Pembahasan bermula dari posti blog ku di wordpress tentang blokir orang, lalu sehari kemudian teman di facebook membuat pula posting status di facebooknya tentang saran meng Add teman sebanyak banyaknya karena akan bermanfaat. kalo orang itu enggak baik ya di remove aja.

kemudian saya mengikuti perkembangan komentar di status teman itu tanpa menulis komentar. sengaja saya menahan diri untuk tidak berkomentar karena saya ingin melihat pola pikir resmi dari si pengomentar. tanpa ada  sedikit pengaruh dari saya.

Isi Komentar itu antara lain

  1. Bagaimana kita tahu orang itu baik?
  2. kebanyakan orang terlihat baik padahal hatinya jelek
  3. Ini dunia maya.
  4. penampilan dan hati bisa
  5. kita bisa melihat  dia baik atau buruk

Bisa dari :

  • a. Infonya
  • b. Fotonya.
  • c. temennya yang juga temen kita.
  • d. Dari Obrolan2 dia/beliau dgn temennya yg jg temen kita.
  • e. Intuisi

Nah muncullah pertanyaan dari dasar otak saya. Kenapa masih banyak juga orang yang membenci dunia maya, Internet, pencitraan.

mungkin kalian akan mudah menjawabnya. “Awas Penipuan” itu aja.

kenapa kita takut ditipu?sebodoh itu kah kita?

di dunia yang kalian berdiri dan duduk pun penipuan kerap terjadi.

di bangku sekolah. di depan pintu rumah. di depan Ibu. didepan ayah. di surat absen. surat keterangan dokter. di SIM kendaraan. KTP.

hahahah jangan kesinggung dulu.

saya mau stop membahas opini saya. saya ingin melanjutka Teori teori an saya..wkwkkwkw

sebenarnya teori ini bukan baru. sudah pernah dikemukakan oleh para pakar lain mungkin, tapi saya kurang tahu. kurang tempe, kurang kedele, hussshhh..

Izinkan saya memberikan beberapa istilah yang mungkin asing atau malah akrab ditelinga anda

  1. Internet (haaaalllah pikir aja lah sendiri)
  2. Facebook (kalian dah pada punya kan? kalo belum yaaaa daftar lah, mudah, gratis, dan semoga bermanfaat)
  3. Avatar atau awatara (methologi agama Hindu tentang bayangan/penjelmaan dewa di muka bumi)
  4. Citra (Bayangan Wajah), Mayarupa(Bayangan yang Terwujudkan) , Kumara (Cahaya Badan),  (istilah ini saya jumpai diruang kuliah, dan di Buku pintar terbitan grasindo halaman 264 yang saya beli beberapa hari lalu di Gramedia)

Dalam perkuliahan yang  saya ikuti tentang masyarakat cyber (cyber community) disebutkan bahwa

“secara khusus teknologi informasi tidak hanya menciptakan masyarakat global yang nyata namun juga masyarakat maya”

Teknologi memang memaksa kita dengan sukarela menerima masyarakat maya di kehidupan nyata kita. dan bagi saya yang mencoba aktif di internet. saya mengambil istilah diatas. avatar dan citra. avatar tidak hanya didalam film fiksi, tetapi juga dalam kepercayaan kepercayaan kita didunia nyata. misalnya Dewa (kehidupannya di nirwana tapi terkadang menjelma di dunia ),  Hantu (makhluk dari dimensi yang berbeda dengan kita, dan memiliki kekuatan.)di kemajuan teknologi ini makhluk makhuluk itu adalah kita. kita bisa jadi dewa, hantu, Jin, vampire dsb. alam nya berbeda dimensi memang dengan kehidupan nyata. tapi kehadirannya begitu terasa. lihat bagaimana seseorang bisa kehilangan uang di Bank (babi ngepet atau Tuyul), atau seseorang yang kabur dari rumah karena berkenalan dengan seseorang di internet mirip kayak mitos Pelet kan. Tapi kita pun bisa seolah menjadi Waliyullah, Pope, atau  Malaikat sekalipun.(terdengar hyper memang) tapi sebagian besar saya yakin kepada kalian bahwa kalian akan menjadi diri sendiri. berusaha memperlihatkan wujud ketimbang bayangan.

Maya, dalam bahasa sansekerta berarti bayangan, Hal ini mengingatkan saya dengan salah satu film kartun yang saya tonton saat masih kecil, seseorang yang bisa menggunakan ilmu bayangan untuk menyerang musuhnya. bayangan itu pun bisa dikunci, bisa dibuat memanjang dan membesar, seperti bayangan kita yang dibantu lilin saat listrik padam.

Bayangan telah lama membentuk kebudayaan kita. bukan hanya di zaman global seperti ini. masyarakat jawa yang memiliki kebudayaan wayang (jawa;Bayangan lihat nyandra) jika kita melihat masyarakat jawa. idealismenya tidak bisa dilepas dari kehadiaran wayang. yang membayangi pola pikir, tinggkah laku, falsafah dan kebudayaan mereka. (sebagian merasa lebih asik menonton wayang dari balik layar karena mereka terpesona melihat keajaiban bayangan)

Begitu Pula Citra (bayangan  wajah) mungkin lebih saya kaitkan kepada Facebook (buku Wajah) setiap orang memiliki wajah bukan, mau jelek, imut, comel, seram, atau ganteng seperti saya hehehe, namanya wajah. wkwkwkw

saya ingin menekankan falsafah maya atau bayangan (saya). Bayangan selalu terbentuk dari realitas. bayangan mengikuti bentuk aslinya. dan bila ada yang tak serupa (seolah tinggi, besar, kecil, indah, gelap)itu adalah berkat cahaya. (terang;aufklarung, ilmu, kreatifitas, keajaiban ilahiyah)

konsep Cina tentang Yin dan Yang, sama seperti hadirnya cahaya dan bayangan. sama seperti keberadaan dunia nyata dan internet. menghilangkan salah satunya justru tidaklah baik, (gk hoki tau kwkwk)

Semar(konsep ke jawa an) juga ibaratnya dilambangkan dengan sesuatu yang berbeda tapi saling berkaitan dan tidak bisa dilepaskan, tua dan muda, laki dan wanita, tawa dan sedih, Tuhan dan hamba dirankumkan dalam perwujudan semar.

Bukankan sebagian dari kita juga belajar dari dunia yang disebut membayang ini. dan saat seseorang yang biasanya berkata manis, bijak, sopan, dan baik di dunia nyata atau internet. sesungguhnya ia sedang belajar untuk menjadi yang demikian. bila dianggap menipu. anggap saja seseorang itu sedang khilaf dari proses belajarnya.

saya ingat dengans salah satu hadits arbain,, innama ‘amaluhu binniat (sesungguhnya setiap amal tergantung niatnya). terus kata Conan Edogawa kadang seseorang tidak  tahu kenapa ia berbuat baik, begitu pula kenapa ia  berbuat jahat.

Berdamailah terhadap dunia nyata dan dunia maya, lalu perhatikan apa yang terjadi, (the power of shadow)


nb;saya sedang meriset tentang the power of shadow theory, mohon kerja sama nya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: